Aku rindu kamu, sangat rindu.
Tapi akankah kamu tahu?
Akankah kamu merasakan hal yang sama denganku?
Rindu ini sangat menguras seluruh hatiku,
Memeras, dan bahkan mencekik tak tertahankan.
Kenapa kamu membuatku bahagia dengan kebohonganmu?
Dan kerapkali menjadi candu bagiku.
Ya, kehadiranmu seakan telah menjadi candu,
Membuat aku ingin dan terus ingin melihat dan berada di dekatmu.
Membuatku "sedikit" berharap, harapan yang semu mungkin.
Membuatku terbang melayang, namun dalam hitungan detik, jatuh tersungkur, sakit.
Sadarkah kamu betapa yang kamu lakukan sungguh manis namun menyakitkan?
Merayu, melihatku, tersenyum, tertawa, celoteh riangmu, ejekan, pelukan dan kecupan hangat di kening yang kamu berikan, itu sungguh membekas.
Bukan rasa ini yang salah, tapi caraku membiarkannya masuk begitu saja dan bertengger manis sepanjang waktu di relung hatiku.
Bisakah kamu ambil rasa yang kamu berikan padaku?
Sekarang, saat ini dalam sekejap mata.
Jika harus memilih, aku tak pernah ingin merasakannya.
Rasa yang orang menyebutnya dengan cinta.
No comments:
Post a Comment